📘 Materi 30

  1. Pernahkah kamu melakukan percobaan sederhana lalu mencatat hasilnya?
  2. Mengapa menurutmu mencatat dan melaporkan hasil percobaan itu penting?
  1. Mencatat hasil pelemparan koin atau dadu dalam bentuk data sederhana.
  2. Membandingkan hasil percobaan nyata dengan perkiraan sebelumnya.
  3. Menyajikan hasil pengamatan dalam tabel atau laporan singkat.
  4. Menggunakan data hasil percobaan untuk menarik kesimpulan sederhana.
  1. Siswa mampu menyusun laporan sederhana berdasarkan hasil eksperimen peluang, mencakup ruang sampel, frekuensi kejadian, peluang empiris, dan kesimpulan.
  1. Mengamati contoh laporan eksperimen peluang sederhana yang disajikan guru.
  2. Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan data apa saja yang perlu dicatat dalam percobaan.
  3. Melakukan latihan menyusun laporan eksperimen peluang berdasarkan data yang diberikan.
  4. Menyampaikan hasil laporan dan mendiskusikan kesimpulan yang diperoleh bersama teman.
Apa itu eksperimen peluang?
Eksperimen peluang adalah kegiatan acak yang dilakukan untuk mengamati hasil nyata dan membandingkannya dengan teori peluang.

Peluang empiris adalah peluang yang diperoleh dari hasil nyata eksperimen, dihitung dengan:
P_empiris = Frekuensi kejadian / Jumlah percobaan

Laporan eksperimen peluang biasanya mencakup:
Tujuan eksperimen
Langkah-langkah percobaan
Data hasil percobaan
Perhitungan peluang empiris
Perbandingan dengan peluang teoretis
Kesimpulan dan refleksi
Contoh Eksperimen
Judul: Eksperimen Melempar Koin
Tujuan: Menentukan peluang empiris muncul gambar
Langkah: Lempar koin sebanyak 50 kali dan catat hasilnya
Hasil: Gambar muncul 28 kali, Angka muncul 22 kali
Perhitungan:
Peluang empiris gambar = 28 / 50 = 0,56
Peluang teoretis gambar = 1 / 2 = 0,50
Kesimpulan: Hasil eksperimen mendekati teori, tetapi ada sedikit perbedaan karena sifat acak.
  1. Lakukan eksperimen melempar dadu sebanyak 60 kali. Catat berapa kali muncul angka 6. Hitung peluang empiris dan bandingkan dengan peluang teoretis.
  2. Buat laporan sederhana dari eksperimen spinner dengan 4 warna (merah, biru, hijau, kuning) yang diputar 40 kali. Hitung peluang empiris untuk masing-masing warna.
  3. Lakukan simulasi pengambilan bola dari kantong berisi 3 bola merah dan 2 bola biru sebanyak 30 kali (dengan pengembalian). Hitung peluang empiris terambil bola merah.
  1. Apa yang kamu pelajari dari eksperimen peluang?
  2. Apakah hasil eksperimen selalu sama dengan teori? Mengapa bisa berbeda?
  3. Bagaimana kamu bisa menggunakan laporan eksperimen untuk memahami peluang lebih dalam?
  4. “Jika hasil eksperimen berbeda dari teori, apakah itu berarti teori salah? Atau ada faktor lain yang memengaruhi?”