Pernahkah kamu menghitung luas atau keliling suatu taman, lapangan, atau halaman rumah?
Jika sebuah bentuk digabung dari beberapa bangun datar, bagaimana caramu menentukan luasnya?
Mengapa dalam kehidupan sehari-hari kita sering perlu menghitung keliling dan luas suatu area?
Menentukan luas dan keliling taman sekolah yang bentuknya tidak sederhana.
Menghitung luas lantai dan keliling ruangan untuk memperkirakan kebutuhan keramik atau lis.
Memperkirakan luas kolam, lapangan, atau area bermain di lingkungan sekitar.
Menghitung bahan yang dibutuhkan untuk menutup atau membatasi suatu area.
Siswa dapat menerapkan rumus keliling dan luas berbagai bangun datar (segitiga, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, belah ketupat, dan lingkaran) untuk menyelesaikan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari
Siswa mengamati gambar atau cerita masalah nyata yang melibatkan keliling dan luas bangun datar.
Siswa berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan bangun datar penyusunnya dan cara menghitungnya.
Siswa menyajikan hasil diskusi kelompok tentang langkah penyelesaian masalah.
Siswa mengerjakan latihan individu untuk menyelesaikan soal kontekstual keliling dan luas bangun datar.
Pada pertemuan ini, siswa mengintegrasikan pemahaman tentang:
Rumus keliling dan luas berbagai bangun datar
Pemilihan rumus yang sesuai berdasarkan bentuk bangun
Penerapan dalam situasi nyata seperti taman, kolam, lantai, dan benda sehari-hari
Kunci Pemahaman:
Identifikasi bentuk bangun dalam soal kontekstual
Gunakan satuan yang sesuai (cm, m, cm², m²)
Perhatikan apakah yang ditanyakan keliling, luas, atau keduanya
Contoh Soal 1: Taman Berbentuk Trapesium
Sebuah taman berbentuk trapesium memiliki sisi sejajar 12 m dan 8 m, tinggi 5 m, dan dua sisi lainnya masing-masing 6 m dan 7 m. Hitung:
Keliling taman
Luas taman
Penyelesaian:
Keliling = 12 + 8 + 6 + 7 = 33 m
Luas = ½ × (12 + 8) × 5 = ½ × 20 × 5 = 50 m²
Contoh Soal 2: Kolam Berbentuk Lingkaran
Sebuah kolam berbentuk lingkaran memiliki diameter 10 m. Hitung:
Keliling kolam (π ≈ 3,14)
Luas kolam
Penyelesaian:
Keliling = π × d = 3,14 × 10 = 31,4 m
Luas = π × r² = 3,14 × 5² = 3,14 × 25 = 78,5 m²
Contoh Soal 3: Lantai Berbentuk Persegi Panjang
Sebuah lantai memiliki panjang 6 m dan lebar 4 m. Hitung:
Keliling lantai
Luas lantai
Penyelesaian:
Keliling = 2 × (6 + 4) = 20 m
Luas = 6 × 4 = 24 m²
Sebuah lapangan berbentuk jajar genjang memiliki alas 15 m, tinggi 8 m, dan sisi miring 10 m. Hitung keliling dan luasnya.
Sebuah papan reklame berbentuk belah ketupat memiliki sisi 5 m, diagonal 1 = 6 m, dan diagonal 2 = 8 m. Hitung keliling dan luasnya.
Sebuah taman berbentuk lingkaran memiliki jari-jari 7 m. Hitung keliling dan luasnya (gunakan π = 22/7).
Sebuah halaman rumah berbentuk segitiga memiliki alas 10 m, tinggi 6 m, dan dua sisi lainnya masing-masing 7 m dan 9 m. Hitung keliling dan luasnya.
Buatlah gambar bangun datar dari lingkungan sekitar, lalu tentukan keliling dan luasnya berdasarkan ukuran yang kamu tentukan sendiri.
Bagaimana kamu menentukan rumus yang tepat untuk menyelesaikan soal kontekstual?
Apa tantangan yang kamu hadapi saat menerapkan rumus dalam soal cerita?
Dalam kehidupan sehari-hari, kapan kamu perlu menghitung keliling dan luas suatu area?
Tuliskan satu contoh nyata dari lingkunganmu yang melibatkan perhitungan keliling dan luas, lalu jelaskan bagaimana kamu menyelesaikannya.