Masalah aritmetika sosial dalam kehidupan nyata sering melibatkan beberapa konsep sekaligus, seperti:
Diskon dan pajak dalam pembelian barang.
Untung dan rugi dalam jual beli.
Bunga tunggal dalam tabungan atau investasi.
Peserta didik perlu:
Memahami urutan perhitungan (misalnya: diskon dulu, lalu pajak).
Menentukan informasi yang relevan dari soal cerita.
Menggunakan rumus-rumus yang telah dipelajari secara tepat.
Sebuah toko menjual kulkas seharga Rp3.500.000. Toko memberikan diskon 15%, lalu mengenakan PPN 10%.
a. Hitung harga setelah diskon.
b. Hitung besar pajak.
c. Hitung harga akhir yang harus dibayar.
Seorang pedagang membeli 10 buah blender seharga Rp250.000 per buah. Ia memberikan diskon 20% kepada pembeli dan tetap mendapat untung Rp20.000 per buah setelah diskon.
a. Hitung harga jual setelah diskon.
b. Hitung harga jual sebelum diskon.
Kamu menabung Rp2.000.000 di bank dengan bunga tunggal 5% per tahun. Setelah 2 tahun, kamu ingin membeli handphone seharga Rp2.100.000 yang dikenai PPN 10%.
a. Hitung nilai akhir tabungan.
b. Hitung harga handphone setelah pajak.
c. Apakah tabunganmu cukup? Jelaskan.
- Bagaimana aritmetika sosial membantu kita membuat keputusan finansial yang lebih bijak?
- Apa tantangan yang kamu hadapi saat menyelesaikan soal yang melibatkan banyak konsep sekaligus?
- Bagaimana strategi yang kamu gunakan untuk memahami dan menyelesaikan soal cerita?
Siswa dapat menuliskan jawaban mereka di buku catatan atau mendiskusikannya dalam kelompok kecil.